Sabtu, 25 Mei 2024

Senin, 31 Oktober 2022 16:15

Turun Langsung Ke Kuantan Singingi, Kadis P3AP2KB Provinsi Riau Pastikan Pemprov Riau Serius Dalam Penanganan Stunting

E-mail Cetak PDF


TALUK KUANTAN - Dalam upaya menurunkan angka stunting di Provinsi Riau yang saat ini prevalensinya 22,3% dari target yang ditetapkan 14% di tahun 2024, Dinas P3AP2KB Provinsi Riau pada hari Kamis (27/10/2022) melaksanakan Rapat Percepatan Penurunan Angka Stunting di Kabupaten Kuantan Singingi.


Bertempat di Aula Rapat Bappedalitbang Kabupaten Kuantan Singingi, Kepala Dinas P3AP2KB Provinsi Riau Hj Fariza yang berkesempatan hadir didampingi Sekretaris Dinas, Kepala Bidang KSDI, Kepala Bidang PPKB, dan Sub Koordinator bidang terkait mengharapkan dukungan dari seluruh pihak terkait mulai dari Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), Organisasi hingga masyarakat untuk turut serta mendukung program pemerintah tersebut.


“Masih kurang nya tingkat pengetahuan dan pemahaman sebagian masyarakat tentang faktor resiko, serta dampak stunting, menjadi salah satu faktor penghambat upaya yang telah dilaksanakan, Untuk itu penting nya peningkatan kapasitas SDM di semua lini, motivasi dan peran serta masyarakat perlu terus dipupuk dan ditumbuh kembangkan guna mencapai kesejahteraan yang optimal.”, ujar Kadis P3AP2KB Peovinsi Riau dalam sambutannya.


Turut hadir dari jajaran Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi pada rapat tersebut Kepala Bappedalitbang, Kepala Dinas P2AKBP3A, serta Koordinator KSPK BKKBN Perwakilan Provinsi Riau yang ikut mendampingi Fariza dalam menyampaikan materi tentang penurunan angka stunting di Kabupaten Kuantan Singingi.


Kegiatan yang dilaksanakan secara offline dan online ini diikuti peserta dari berbagai kalangan seperti Dinas P2AKBP3A, Dinkes, Diskominfo, Kemenag, TP-PKK, IBI, HAKLI, Camat Cerenti dan Camat Pangean yang mengikuti secara offline/langsung. Sedangkan yang ikut secara virtual (online) yaitu TPPS, PLKB dan TPK.


“Diharapkan dengan dilaksanakan kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan kapasitas SDM, meningkatkan kerjasama lintas sektor dan organisasi terkait, serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat dalam upaya penurunan stunting demi menciptakan generasi emas dimasa yang akan datang”, ungkap Hj Fariza mengakhiri.

Image title

Sumber : Humas Dinas P3AP2KB Riau