Jumat, 24 Mei 2024

Minggu, 13 November 2022 12:50

Kunjungi Riau, Manteri PPPA RI Launching DRPPA Di Indragiri Hulu

E-mail Cetak PDF


PEKANBARU - Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Riau, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Ibu Bintang Puspayoga didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Riau Hj. Fariza mengunjungi Kabupaten Indragiri Hulu dalam rangka launching program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA), Kamis (10/11/2022).


Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) adalah desa yang mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak dalam tata kelola penyelenggaraan pemerintah desa, pembangunan desa, serta pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, berkelanjutan sesuai dengan visi pembangunan Indonesia.


Indragiri Hulu terpilih menjadi salah satu kabupaten di Provinsi Riau yang menjadi model percontohan pengembang program DRPPA secara nasional. Dua desa tersebut adalah Desa Batu Gajah di Kecamatan Pasir Penyu dan Desa Japura di Kecamatan Lirik. Selain Desa Japura dan Batu Gajah, dalam kesempatan itu Menteri PPPA sekaligus melakukan launching dua desa di Kabupaten Bengkalis (Desa Damai dan Desa Bantan Timur) yang juga ditetapkan sebagai Desa DRPPA. Penandatanganan komitmen pencanangan DRPPA keempat desa tersebut disaksikan langsung oleh Menteri PPPA dengan harapan keempat desa ini dapat menjadi model dan dorongan bagi desa/kelurahan lainnya di Provinsi Riau.


Dalam sambutannya Ibu Menteri PPPA menyampaikan bahwa jumlah perempuan hampir separuh, sementara anak sepertiga dari jumlah populasi Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebagian tinggal di wilayah perdesaan.


“Untuk menghasilkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing, maka potensi perempuan dan anak harus dioptimalkan melalui berbagai program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” ujar Menteri PPPA RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati yang dikenal dengan Bintang Puspayoga.


Menteri PPPA meyakini untuk mewujudkan lingkungan yang ramah perempuan dan anak tentu banyak menemui tantangan. Namun Menteri PPPA mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Riau yang aktif menyelenggarakan kegiatan pengembangan bagi perempuan dan anak secara berkelanjutan, seperti kewirausahaan, keagamaan, kesenian, pendidikan, maupun olahraga.


“Ini menunjukkan bentuk komitmen daerah dalam mendukung program untuk mewujudkan DRPPA sekaligus mendorong kesetaraan gender, perlindungan perempuan, dan pemenuhan hak anak di Provinsi Riau, tentunya kolaborasi dan sinergisitas seluruh pihak menjadi faktor kunci dalam keberhasilan mewujudkan DRPPA,” ujar Menteri PPPA.

Gubernur Riau yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Riau, Djoko Edy Imhar dalam sambutannya menyampaikan pihaknya berkomitmen dalam menyikapi berbagai persoalan pembangunan, termasuk persoalan terkait perlindungan perempuan dan anak.


“Berbagai upaya telah kami lakukan, mulai dari pengintegrasian komitmen dalam bentuk penerbitan produk hukum daerah, mengalokasikan anggaran untuk perlindungan perempuan dan anak, serta membangun sinergi dan kerja sama dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Lembaga Masyarakat, Lembaga Profesi, Dunia Usaha, media, dan Forum Anak,” tutur Djoko Edy.


Dilain pihak Bupati Indragiri Hulu, Rezita Meylani Yopi mengatakan sebagai model DRPPA yang mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak ke dalam tata kelola penyelenggaraan pemerintahan desa, ia mengharapkan keempat desa yang harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman dengan memenuhi hak atas perlindungan dari kekerasan maupun diskriminasi, termasuk menyediakan sarana prasarana ramah perempuan dan anak. Selain itu, Rezita menekankan kesetaraan gender merupakan aset penting yang harus direspon dalam setiap aktivitas pembangunan.


Selain melaunching DRPPA, Menteri PPPA juga berkesempatan berdialog bersama masyarakat untuk mensinergikan berbagai isu perempuan dan anak di Provinsi Riau melalui program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA). Dialog dilakukan bersama Forum Anak, Relawan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA), Organisasi Pemerhati Perempuan, Lembaga Adat, Tokoh Masyarakat, Media dan perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten/Kota di Provinsi Riau.


Dalam launching tersebut, tampak hadir Forkopimda Kabupaten Indragiri Hulu dan sejumlah perwakilan para Bupati/Walikota serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten/Kota Se Provinsi Riau.

Image title

Image title

Sumber : Humas DP3AP2KB