Jumat, 24 Mei 2024

Kamis, 02 Maret 2023 08:58

Strategi Komunikasi Adalah Kunci Perubahan Perilaku Dalam Percepatan Menurunkan Kasus Stunting Di Riau

E-mail Cetak PDF

 

Pekanbaru dalam Upaya mengimplementasikan  Perubahan Prilaku penyebab angka meningkatnya kasus Stunting dibutuhkan strategi Komunikasi yang memumpuni, dalam hal ini diselenggarakan kegiatan Mini Loka Karya Analisis Kebutuhan Penyusunan Modul TOT (Training of Trainer ) di Pekanbaru (28 Februari 2023)

Acara  TOT dibuka   Kepala Dinas Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana  P3AP2KB Provinsi Riau Fariza, sekaligus selaku koordinator perubahan perilaku sekretariat TPPS Provinsi Riau.

Untuk melihat Gambaran awal tentang situasi Implementasi SKPP dan 8 Aksi Konvergensi di Provinsi Riau termasuk kinerja tim lintas batas  sektor yang merupakan   identifikasi progress capaian , permasalahan dan tantangan yang dihadapi,  Pada kesempatan itu Kepala DP3AP2KB Pronvisi Riau mengharapkan Kerjasama semua pihak untuk aktif dan berkontribusi dalam pencapaian penurunan stunting,  Ujar Fariza. PT RAPP yang disampaikan Wijatmoko Ratrisno mengatakan, Penurunan Stunting merupakan isu Prioritas Nasional Dikatakan, usaha Penurunan stunting memerlukan intervensi yang terintegrasi ke semua sektor termasuk organisasi  dan masyarakat secara sinergis termasuk dalam  intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif secara berkesinambungan. Di tegaskan Kerja sama dan sinergi dari berbagai pihak sangatlah diperlukan tanpa kerjasama dan bergotong royong  tugas dan target tidak akan tercapai maksimal.

Kegiatan Lokakarya ini selain menyuguhkan strategi Perubahan Prilaku  juga ada 8 Aksi Konvergensi untuk penurunan stunting di Provinsi Riau dengan strategis  Komunikasi melalui HASIL TOT diharapkan mampu menjembatani program kegiatan dan pesan  pesan yang ingin di sampaikan kepada sasaran (kasus Stunting) dengan mudah di serap dan dijalankan oleh petugas lapangan sebagai ujung tombak pelakanaan Program Pengentasan kasus Stunting pungkas Fariza

Hal Senada juga disampaikan yang sama juga Pihak Tanoto Foundation Kristin Laora Egaratri bahwa strategi percepatan penurunan prevalensi stunting harus lebih fokus dengan memprioritaskan area-area yang berdampak paling signifikan terhadap penyebab stunting di masing-masing daerah, program-program harus dirancang berdasarkan data dan analisa situasi yang komprehensif, dieksekusi dengan konsisten, dikawal dengan sistem pengawasan dan evaluasi yang kuat, serta melibatkan berbagai pihak pemerintah, non-pemerintah dan masyarakat.


Image title

Image title

Sumber : Humas Dinas P3AP2KB Provinsi Riau